Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita NasionalBerita UtamaPeristiwa

Kesaksian Penumpang Selamat KM Gregorius Barcelona V

404
×

Kesaksian Penumpang Selamat KM Gregorius Barcelona V

Sebarkan artikel ini

Saya Tak Tahu Lagi Harus Berdoa Apa, Hanya Air Mata yang Keluar”

 

MINAHASA UTARA | BUSERKOTA.Com| – Di sudut Pelabuhan Munte, tampak seorang perempuan muda mengenakan selimut pinjaman dari petugas. Matanya masih sembab. Namanya Mery Kalangi, 28 tahun, seorang tenaga kesehatan yang saat itu hendak pulang ke Manado setelah menghadiri acara keluarga di Talaud.

Tim Redaksi Media Group mewawancarai Mery, beberapa jam setelah evakuasi selesai.

“Saya baru saja duduk santai di dek atas. Tiba-tiba orang berteriak ‘api… api!’ Saya kira bercanda. Tapi tidak lama kemudian, asap sudah tebal dan semua orang panik. Anak-anak menangis, orang-orang saling dorong. Saya cuma pegang pelampung dan lari ke sisi kapal,” ucapnya sambil menahan tangis.

Dalam suasana penuh kepanikan itu, ia sempat kehilangan jejak dua keponakannya yang ikut dalam perjalanan. Ia baru bertemu kembali setelah mereka diselamatkan di kapal lain yang membawa korban ke Pulau Gangga.

“Saya tak tahu lagi harus berdoa apa. Hanya air mata yang keluar. Saya pikir saya dan anak-anak ini sudah selesai hari itu. Tapi Tuhan kirim nelayan dan petugas cepat. Mereka selamatkan kami,” tutur Mery sambil menatap laut.

Ia juga menyaksikan keberanian para kru dan awak kapal yang mencoba mengarahkan penumpang ke sisi aman meski api sudah menjalar.

“Ada petugas yang lompat duluan untuk ambil pelampung tambahan. Ada juga yang angkat anak-anak kecil dan bantu ibu hamil. Saya ingat wajah mereka—mereka pahlawan sesungguhnya.”

Saat ditanya apa yang paling membekas dari pengalaman itu, Mery menjawab pelan:

“Yang paling membekas adalah ketika saya lihat semua pelampung menyala di laut, seperti bintang-bintang. Di situ saya sadar: walau gelap, kita masih punya cahaya—dan cahaya itu adalah manusia lain yang tak pernah tinggalkan kita.”

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *