TTU |BUSERKOTA.Com) — Ada riak harapan yang tumbuh di beranda perbatasan. Pada Senin pagi (4/8/2025), senyum anak-anak TK Dharma Wanita Wini, Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara,Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, perbatasan RI – Timor Leste, seolah mekar menyambut langkah-langkah gagah para prajurit Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY.
Dipimpin oleh Wadanpos Wini, Sertu Singgih Apdilie, Satgas hadir melalui kegiatan Garis Depan Pendidikan (Gadik) sebagai wujud kepedulian terhadap masa depan generasi penerus di tapal batas.
“Anak-anak ini adalah benih-benih masa depan, mereka perlu dirawat dan disemangati. Kehadiran kami hanya sebuah cara kecil untuk memupuk cita-cita mereka,” ujar Sertu Singgih, menautkan senyum di tengah sorak gembira para murid.
Guru-guru TK Dharma Wanita pun menyambut penuh rasa syukur atas perhatian dan sentuhan humanis dari Satgas. Bagi mereka, di wilayah perbatasan yang sering terabaikan, kepedulian sekecil apa pun menjadi cahaya yang menuntun.
“Kami merasa terharu. Anak-anak sangat senang, dan semangat mereka tumbuh berlipat-lipat,” ungkap salah satu guru TK, menahan haru di matanya.
Suasana riang itu menjadi penanda betapa eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat. Di balik seragam loreng, para prajurit tak sekadar menjaga kedaulatan, tetapi juga hadir sebagai sahabat dan penuntun masa depan anak-anak bangsa.
Dengan kegiatan Gadik, Satgas berharap proses belajar-mengajar di wilayah perbatasan tak lagi sekadar berjalan apa adanya, tetapi terus berdenyut menuju harapan. Seperti kuncup bunga yang menanti mekar, pendidikan di tanah perbatasan pun layak dirawat agar kelak mewangi.














