Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita DaerahBerita NasionalBerita UtamaHukum & KriminalInfo Publik

Ruang Tunggu yang Menguji Kesabaran: RS Yapika Samata Disorot Akibat Pelayanan Lamban dan Fasilitas yang Dikeluhkan Pasien

59
×

Ruang Tunggu yang Menguji Kesabaran: RS Yapika Samata Disorot Akibat Pelayanan Lamban dan Fasilitas yang Dikeluhkan Pasien

Sebarkan artikel ini

GOWA |BUSERKOTA.Com — Rumah sakit semestinya menjadi tempat paling menenangkan bagi masyarakat yang sedang berjuang melawan sakit. Namun di tengah harapan untuk memperoleh penanganan cepat dan pelayanan manusiawi, sejumlah pasien dan keluarga pasien justru mengaku harus menghadapi panjangnya waktu tunggu serta fasilitas yang dinilai kurang layak di RS Yapika Samata, kawasan Samata, Kabupaten Gowa.

Di lorong-lorong ruang tunggu yang dipenuhi pasien, wajah lelah tampak bercampur dengan rasa kecewa. Beberapa keluarga pasien terlihat duduk berjam-jam menanti antrean pendaftaran hingga pemeriksaan dokter. Situasi tersebut memunculkan keluhan karena dianggap tidak sebanding dengan kebutuhan pasien yang datang dalam kondisi membutuhkan penanganan segera.

Salah seorang keluarga pasien yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku kecewa dengan lambannya proses pelayanan sejak awal kedatangan di rumah sakit tersebut.

╔══════════════════ ❀ ❤️ ❀ ══════════════════╗
“Pasien datang dalam kondisi sakit dengan harapan segera ditangani. Tetapi kenyataannya harus menunggu lama mulai dari pendaftaran sampai dipanggil masuk pemeriksaan. Situasi seperti ini tentu membuat keluarga pasien merasa cemas.”
╚══════════════════ ❀ ❤️ ❀ ══════════════════╝

Keluhan serupa juga disampaikan pengunjung lainnya yang menilai sistem pelayanan di RS Yapika Samata perlu segera dievaluasi agar masyarakat tidak terus mengalami ketidaknyamanan saat mencari pengobatan.

Menurut sejumlah warga, keterlambatan pelayanan tidak hanya menguras kesabaran, tetapi juga berpotensi memengaruhi kondisi kesehatan pasien, terutama bagi lansia dan anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih cepat dan intensif.

Tidak berhenti pada persoalan pelayanan, kondisi fasilitas rumah sakit juga menjadi sorotan. Beberapa pengunjung mengeluhkan kondisi toilet yang dianggap kurang terawat dan tidak nyaman digunakan.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah toilet terlihat kurang bersih dengan aroma tidak sedap yang cukup mengganggu. Beberapa fasilitas pendukung juga disebut mengalami kerusakan namun belum mendapatkan penanganan maksimal.

“Kebersihan toilet harus diperhatikan karena ini rumah sakit, tempat orang datang untuk berobat. Kalau toiletnya kotor tentu sangat mengganggu kenyamanan pasien dan keluarga,” ujar salah seorang pengunjung.

Suasana rumah sakit yang seharusnya menghadirkan rasa aman justru berubah menjadi ruang penuh keluhan. Aroma obat-obatan bercampur dengan keresahan keluarga pasien yang berharap pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih cepat, bersih, dan manusiawi.

Fenomena ini menjadi gambaran bahwa kualitas pelayanan kesehatan kini semakin menjadi perhatian publik. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap hak memperoleh layanan medis yang profesional, rumah sakit dituntut tidak hanya menghadirkan tenaga medis yang kompeten, tetapi juga sistem pelayanan yang responsif serta fasilitas yang higienis dan nyaman.

╔══════════════ ❀ ❤️ ❀ ══════════════╗
“Rumah sakit bukan sekadar tempat mengobati penyakit, tetapi juga ruang menghadirkan harapan. Ketika pelayanan melambat dan fasilitas terabaikan, maka yang ikut terluka bukan hanya tubuh pasien, tetapi juga rasa percaya masyarakat.”
╚══════════════ ❀ ❤️ ❀ ══════════════╝

Masyarakat berharap pihak manajemen RS Yapika Samata segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pelayanan maupun fasilitas umum di lingkungan rumah sakit. Selain meningkatkan kedisiplinan petugas pelayanan, pihak rumah sakit juga diminta lebih serius menjaga kebersihan area rumah sakit demi kenyamanan serta kesehatan pasien dan keluarga pasien.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RS Yapika Samata belum memberikan keterangan resmi terkait sejumlah keluhan yang disampaikan oleh pasien dan pengunjung rumah sakit tersebut.

(Fajar Ahmad Wahyuddin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *