Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita UtamaHukum & KriminalKesehatanPeristiwaSosial

Puluhan Siswa SD di Kupang Diduga Keracunan Makanan Program MBG, Tangis Pecah Usai Santap Menu Sekolah

55
×

Puluhan Siswa SD di Kupang Diduga Keracunan Makanan Program MBG, Tangis Pecah Usai Santap Menu Sekolah

Sebarkan artikel ini

KUPANG, |LINTASTIMOR.ID – Suasana belajar di SD Negeri Oenitu, Desa Tesabela, Kecamatan Kupang Barat, mendadak berubah mencekam pada Rabu, 13 Mei 2026. Tawa anak-anak yang sebelumnya memenuhi ruang kelas perlahan berganti kepanikan setelah sejumlah siswa mengalami gejala keracunan usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program unggulan nasional yang diharapkan menjadi harapan baru bagi pemenuhan gizi anak sekolah itu justru meninggalkan kecemasan di wajah para orang tua dan guru ketika satu per satu siswa mulai mengeluhkan sakit.

Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh makanan program MBG yang dinilai tidak layak dikonsumsi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, puluhan siswa langsung dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis di rumah sakit maupun puskesmas terdekat.

🌸❤️ “Ada sebanyak 23 anak. Sebanyak 15 siswa sementara menjalani perawatan di RS Benboi Kota Kupang, sedangkan 8 siswa lainnya mendapat penanganan medis di Puskesmas Batakte,” ungkap sumber media. ❤️🌸

Sejumlah siswa dilaporkan mengalami gejala seperti mual, muntah, sakit perut, hingga kondisi tubuh melemah setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan di sekolah.

Kepanikan sempat menyelimuti lingkungan sekolah ketika para guru dan tenaga kesehatan berupaya mengevakuasi siswa yang mulai mengalami gangguan kesehatan.

Para orang tua yang datang ke lokasi tampak cemas melihat anak-anak mereka harus mendapatkan perawatan medis akibat insiden tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi sorotan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang belakangan mulai dijalankan di sejumlah daerah sebagai bagian dari program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto.

🌹💞 “Anak-anak datang ke sekolah untuk belajar dan tumbuh sehat, sehingga keamanan makanan yang diberikan harus benar-benar dijaga,” ujar salah satu warga dengan nada penuh keprihatinan. 💞🌹

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan penanganan medis terhadap para siswa serta menelusuri penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.

Penulis: Redaksi BuserkotaEditor: Agustinus Bobe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *