ATAMBUA | BUSERKOTA.Com)- Dikabarkan, seorang remaja berinisial FB (14) ditemukan meninggal dunia gantung diri di pohon kemiri di Dusun Ratuha, Desa Duakoran, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Belu, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Rio Rinaldy Panggabean, menjelaskan, peristiwa naas ini terjadi setelah keluarga dan warga baru saja pulang dari Rumah Sakit Marianus Halilulik, di mana adik perempuan FB meninggal dunia karena sakit pada pagi hari yang sama.
“Dia ditemukan meninggal dunia gantung diri di pohon kemiri, tadi siang sekitar pukul 13.30 Wita,” ujar Rio.
Setelah tiba di rumah, sebagian anggota keluarga membawa jenazah adik FB ke dalam rumah duka untuk disemayamkan.
Mereka mendekati pohon tersebut dan menemukan FB dalam posisi gantung diri menggunakan tali.
Keluarga dan warga setempat segera membuka tali yang mengikat FB dan membawanya kembali ke Rumah Sakit Marianus Halilulik untuk mendapatkan pertolongan.
Meski begitu, FB telah dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.
Pasca menerima laporan dari warga dan keluarga, pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara.
Hasil pemeriksaan luar dan visum dokter menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh FB.
“Untuk motif guntung diri, belum bisa dipastikan. Tapi adik kandung yang bersangkutan barusan meninggal pada hari yang sama tadi pagi,” ujar Rio.
Pihak keluarga pun menerima kejadian ini sebagai musibah bunuh diri dan tidak mempersoalkannya lebih lanjut.














