Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita NasionalBerita UtamaHukum & Kriminal

KKB Ancam Warga Non-Papua di Wamena

307
×

KKB Ancam Warga Non-Papua di Wamena

Sebarkan artikel ini

 

WAMENA |BUSERKOTA.Com)-— Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang mengatasnamakan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) kembali menebar ancaman serius terhadap warga pendatang di wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Ancaman itu disampaikan langsung oleh Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, melalui pernyataan resmi pada Jumat (6/6/2025).

Dalam pernyataannya, kelompok separatis tersebut memperingatkan seluruh warga non-Papua yang mencari penghidupan di Wamena agar segera meninggalkan daerah tersebut.

“Manajemen markas pusat TPNPB-OPM mengingatkan kepada seluruh warga imigran (non-Papua) yang sedang mencari makan di Wamena untuk segera keluar dari Wamena, jangan tinggal di Papua.

Peringatan ini demi keamanan Anda, dan nyawa Anda ditanggung sendiri jika tidak mengindahkan,” ujar Sebby, dikutip dari Republikacoid.

Kelompok separatis itu menyebut Wamena sebagai wilayah target operasi yang ingin mereka kuasai.

Ancaman ini menambah panjang daftar intimidasi dan kekerasan yang dilakukan KKB terhadap warga sipil maupun aparat keamanan di Papua.

Tak hanya mengancam warga pendatang, KKB juga menargetkan pejabat pemerintah setempat.

Dalam pernyataan yang sama, TPNPB-OPM mendesak Bupati Jayawijaya, Atenius Murib, untuk mundur dari jabatannya.

Sebby menuding sang bupati tidak memihak rakyat Papua dan bahkan mendukung operasi keamanan oleh TNI dan Polri.

“Baru-baru ini, Bupati Jayawijaya meminta TNI dan Polri melakukan operasi khusus untuk identifikasi warga Papua. Ini tidak bisa kami terima,” tegasnya.

Pemerintah Indonesia sendiri sejak 2021 telah menetapkan KKB sebagai kelompok teroris karena aksi kekerasan yang mereka lakukan secara sistematis, termasuk pembakaran fasilitas publik dan penyerangan terhadap warga sipil.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah Jayawijaya maupun aparat keamanan terkait tanggapan atas ancaman terbaru dari KKB.

Sumber: Republikacoid, Tempoco

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *