Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita NasionalBerita UtamaInfo PublikPeristiwa

Piche Kota di Panggung Flona Jakarta 2025: Suara dari Perbatasan untuk Jantung Ibu Kota

408
×

Piche Kota di Panggung Flona Jakarta 2025: Suara dari Perbatasan untuk Jantung Ibu Kota

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, [BUSERKOTA.Com] – Selasa senja, tepat pukul empat sore pekan depan, jantung Jakarta berdetak lembut di Taman Lapangan Banteng. Angin membelai dedaunan, dan langit ibu kota seolah bersiap menyambut harmoni dari timur. Di sinilah, seorang pemuda bernama Piche Kota, penyanyi muda berdarah Nusa Tenggara Timur yang bersinar di panggung Indonesian Idol 2025, akan menebar pesona suara dan kisah hidupnya ke hadapan ribuan mata yang menanti.

Piche bukan sekadar pengisi acara. Ia adalah suara perbatasan yang menjelma menjadi suara harapan. Dari bumi Belu yang sunyi, dari rumah tanpa radio, ia membangun mimpi yang kini mengantar langkahnya menembus gemerlap ibu kota.

Flona Jakarta 2025 bukanlah panggung biasa. Di tengah taman kota yang penuh bunga dan tumbuhan, Piche akan menyanyikan bukan hanya lagu—tetapi kenangan. Bukan hanya melodi—tetapi perjalanan. Lagu-lagu yang lahir dari kesederhanaan hidupnya, dari malam-malam panjang di warung kopi, dari perjumpaan dengan sunyi dan setia yang menari dalam nadanya.

Saya datang bukan membawa suara semata, saya bawa tanah kelahiran saya ke tengah kota ini. Di setiap nada, ada cinta untuk mereka yang selalu percaya pada saya, bahkan sebelum saya percaya pada diri sendiri,” kata Piche .

Acara pembukaan Flona Jakarta 2025 ini juga dimeriahkan oleh artis ternama Okky Lukman, musisi Bovit Halim, dan penampilan Tarian Kolosal yang menggambarkan keragaman budaya Indonesia dalam balutan keindahan koreografi.

Namun di antara semua kemegahan itu, Piche Kota tampil seperti embun di tengah taman—tidak menggelegar, tapi meresap. Ada kesyahduan yang tak bisa dihindari saat ia menyanyikan lagu-lagu tentang ibu, tentang tanah kelahirannya, tentang cinta yang tak sempat diucap, dan tentang mimpi yang kini sedang ia jalani.

Bagi Jakarta, Piche hanyalah nama baru. Tapi bagi para penonton yang datang dari jauh, ia adalah simbol harapan: bahwa suara dari perbatasan pun bisa mengalun merdu di tengah gemuruh metropolitan.

Pameran Flona sendiri akan berlangsung sejak 1 Agustus hingga 8 September 2025. Namun, penampilan Piche Kota pada acara iki pada 5 Agustus pekan depan adalah satu momentum yang barangkali akan terus dikenang: ketika bunga-bunga kota bermekaran, dan dari antara daun dan panggung, suara seorang anak muda dari timur memeluk Jakarta dengan lagu-lagunya.


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *