Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita NasionalBerita UtamaHukum & KriminalPeristiwa

16 Paket Sabu Digenggam di Senja Lubuk Pakam, Polresta Deli Serdang Bergerak Cepat Menutup Ruang Narkoba

81
×

16 Paket Sabu Digenggam di Senja Lubuk Pakam, Polresta Deli Serdang Bergerak Cepat Menutup Ruang Narkoba

Sebarkan artikel ini

SUMUT |BUSERKOTA.Com – Malam perlahan turun di kawasan Jalan Dokter Cokroaminoto, Kelurahan Lubuk Pakam Pekan. Di tengah lalu lintas warga yang menjalani rutinitas seperti biasa, aparat Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang bergerak dalam senyap. Informasi masyarakat yang masuk beberapa waktu sebelumnya menjadi petunjuk penting yang mengantar petugas pada sebuah pengungkapan kasus narkotika yang kembali mengingatkan bahwa ancaman narkoba masih mengintai di tengah kehidupan sehari-hari.

Komitmen pemberantasan narkotika kembali dibuktikan Polresta Deli Serdang setelah mengamankan seorang pria berinisial HPS (26), yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Lubuk Pakam.

Kapolresta Deli Serdang melalui Kasatres Narkoba Polresta Deli Serdang, Kompol Dr. Fery Kusnadi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat yang menyebut adanya seorang pria yang diduga menguasai narkotika jenis sabu di kawasan tersebut.

Pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB, personel Subnit I Unit II Satresnarkoba Polresta Deli Serdang yang telah melakukan penyelidikan bergerak menuju lokasi. Di bawah cahaya lampu jalan yang mulai mendominasi suasana senja, petugas mendapati seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan dan segera melakukan tindakan kepolisian sesuai prosedur.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 16 paket plastik klip transparan yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan total berat kotor 2,75 gram. Selain itu, turut diamankan satu blok plastik klip kosong, satu plastik klip ukuran sedang kosong, dan satu buah masker hitam yang diduga berkaitan dengan aktivitas tindak pidana tersebut.

Selanjutnya, HPS bersama seluruh barang bukti dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polresta Deli Serdang guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

╔══════════════════════════════════╗ ║ “Menindaklanjuti informasi dari ║ ║ masyarakat, personel langsung ║ ║ melakukan penyelidikan. Pada ║ ║ Selasa malam sekitar pukul ║ ║ 19.00 WIB, petugas berhasil ║ ║ mengamankan seorang pria yang ║ ║ gerak-geriknya mencurigakan dan ║ ║ kemudian dilakukan tindakan ║ ║ kepolisian sesuai prosedur yang ║ ║ berlaku.” ║ ║ ║ ║ — Kompol Dr. Fery Kusnadi, SH., ║ ║ MH., Kasatres Narkoba Polresta ║ ║ Deli Serdang ║ ╚══════════════════════════════════╝

Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berperan aktif memberikan informasi sehingga pengungkapan kasus tersebut dapat dilakukan. Menurutnya, keberhasilan pemberantasan narkoba tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan keberanian warga untuk melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan.

Secara kontekstual, pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan aparat kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di tingkat akar rumput. Meski barang bukti yang diamankan tergolong tidak besar, pola peredaran dalam kemasan-kemasan kecil kerap menjadi indikasi distribusi yang menyasar lingkungan masyarakat secara langsung. Karena itu, informasi sekecil apa pun dari warga sering kali menjadi kunci utama dalam mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika.

╔══════════════════════════════════╗ ║ “Polresta Deli Serdang ║ ║ berkomitmen untuk terus ║ ║ melakukan penindakan tegas ║ ║ terhadap setiap bentuk ║ ║ penyalahgunaan dan peredaran ║ ║ gelap narkotika. Kami ║ ║ mengharapkan dukungan dan ║ ║ partisipasi masyarakat dalam ║ ║ memberikan informasi guna ║ ║ menyelamatkan generasi bangsa ║ ║ dari bahaya narkoba.” ║ ║ ║ ║ — Kombes Pol. Hendria Lesmana, ║ ║ S.I.K., M.Si. ║ ╚══════════════════════════════════╝

Di balik 16 paket sabu yang diamankan malam itu, tersimpan pesan yang lebih besar daripada sekadar angka dan barang bukti. Bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat, melainkan ikhtiar bersama menjaga masa depan. Sebab setiap paket yang berhasil dihentikan peredarannya adalah satu langkah untuk memastikan lebih banyak anak bangsa tetap berjalan di jalan yang benar, jauh dari jerat yang dapat merenggut harapan dan masa depan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *