MAPPI |BUSERKOTA.COM – Asap pekat membumbung tinggi di langit Kepi ketika kobaran api mulai melahap kawasan hutan pada Jumat siang. Di tengah ancaman yang terus merambat menuju permukiman warga dan kawasan sekitar Bandara Kepi, langkah cepat aparat kepolisian bersama masyarakat menjadi pembatas antara bencana dan keselamatan.
Peristiwa kebakaran hutan yang terjadi di wilayah Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan, itu berhasil dikendalikan berkat respons sigap personel Polsek Obaa yang bergerak bersama warga melakukan pemadaman sebelum api menjalar lebih luas.
Insiden bermula sekitar pukul 13.00 WIT, saat personel Polsek Obaa menerima laporan melalui sambungan telepon dari seorang warga, Tobias Agawemu. Ia mengabarkan bahwa kobaran api telah membakar kawasan hutan di dekat rumahnya dan terus bergerak menuju kawasan permukiman.
Merespons laporan tersebut, sekitar pukul 13.20 WIT, Kapolsek Obaa Iptu Arisandi Tancoma, S.H. bersama personelnya segera menuju lokasi menggunakan satu unit mobil tangki air. Setibanya di lokasi, aparat kepolisian langsung bergabung dengan masyarakat untuk melakukan upaya pemadaman.
Perlawanan terhadap kobaran api berlangsung intens. Sekitar pukul 14.00 WIT, petugas melakukan penyemprotan menggunakan mesin alkon ke titik-titik api yang semakin mendekati rumah warga. Sinergi antara personel kepolisian dan masyarakat akhirnya mampu membendung laju api sebelum menimbulkan kerusakan yang lebih besar.
Sekitar pukul 14.15 WIT, kobaran api yang mengancam permukiman berhasil dipadamkan sehingga rumah-rumah warga di sekitar lokasi dapat diselamatkan. Sepuluh menit kemudian, tepat pukul 14.25 WIT, api dinyatakan berhasil dipadamkan sepenuhnya dan Kapolsek bersama seluruh personel kembali ke Markas Polsek Obaa.
Kapolsek Obaa Iptu Arisandi Tancoma, S.H. menegaskan bahwa penyebab kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan. Polisi masih mendalami apakah kebakaran dipicu unsur kesengajaan, kelalaian, maupun faktor alam, mengingat wilayah Kepi dan sekitarnya sedang memasuki musim kemarau.
“Kami masih melakukan penyelidikan terkait sumber api yang menyebabkan kebakaran. Dugaan sementara ada unsur kesengajaan oleh oknum yang belum diketahui identitasnya,” ujar Iptu Arisandi Tancoma.
Selain memadamkan api, personel Polsek Obaa juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan. Imbauan tersebut menjadi penting mengingat kondisi musim kemarau meningkatkan potensi terjadinya kebakaran yang dapat mengancam keselamatan masyarakat dan lingkungan.
Secara kontekstual, memasuki musim kemarau, wilayah-wilayah dengan tutupan hutan dan lahan kering di Papua Selatan memiliki tingkat kerawanan kebakaran yang lebih tinggi. Karena itu, kecepatan respons aparat, keterlibatan aktif masyarakat, serta meningkatnya kesadaran untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar menjadi faktor penting dalam mencegah bencana yang lebih besar.
Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian harta benda. Keberhasilan menyelamatkan rumah-rumah warga dan mencegah api merambat hingga kawasan sekitar Bandara Kepi menjadi bukti bahwa ketika kepedulian masyarakat bertemu dengan kesiapsiagaan aparat, kobaran api dapat dikalahkan sebelum berubah menjadi petaka.














