KEFAMENANU [BUSERKOTA.Com)-
Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (7/2/2025 ) mendatangi Mapolres TTU.
Mereka menggelar aksi di depan kantor Mapolres TTU. Mereka mendesak Kapolres TTU untuk penghentian penambangan liar galian C dan praktik ilegal logging yang marak terjadi di wilayah tersebut yang diduga kuat melibatkan anggota Polres TTU.
Disaksikan media ini, sekitar pukul 12:20 WITA puluhan mahasiswa tiba di kantor Resort TTU, namun sempat dihadang oleh anggota Polres setempat.
Mereka sempat berorasi di depan kantor, namun atas tim negosiator, akhirnya perwakilan mahasiswa ini dipersilakan masuk untuk bertemu dengan Kapolres.
Mereka juga membawa spanduk bertuliskan “Stop Penambangan Liar Galian C dan Praktik Ilegal Logging. ”
Massa aksi yang dipimpin oleh sejumlah perwakilan PMKRI terlihat membawa spanduk dan berorasi di depan Mapolres TTU, menyuarakan tuntutan mereka agar pihak kepolisian lebih aktif dalam menanggulangi penambangan liar dan illegal logging yang semakin meluas di wilayah tersebut
Bukan cuma itu. Mereka jugs meminta Kapolres untuk buka keterlibatan anggota Polres TTU yang diduga kuat terlibat.
Ketua PMKRI Cabang Kefamenanu dalam orasinya berharap agar pemerintah dan aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas terhadap praktik ilegal yang merusak alam dan lingkungan hidup.
Selain itu, ketua juga meminta agar masyarakat lebih diberdayakan untuk menjaga dan melestarikan lingkungan demi keberlanjutan kehidupan di daerah tersebut. (*)














