DOGIYAI |BUSERKOTA.Com| – Pada Hari Selasa Tanggal 2 April 2024 sekitar pukul 14.50 Wit telah mendapatkan laporan dari Dr. AAD yang datang ke Polsek Kamuu guna melaporkan bahwa telah di temukan suami dari Dr. AAD telah meninggal dnuia gantung diri di kediamannya yang beralamatkan di jalan tengah kampung Tokapo Distrik Kamuu kabupaten Dogiyai, Propinsi Papua Tengah, Selasa (02/04/2024).
Kapolres dogiyai Kompol Sarraju, S.H saat dihubungi media ini membenarkan kejadian dokter gantung diri.
Kapolres Dogiyai mengatakan berdasarkan Laporan, pada pukul 14.40 Wit Brigpol Leonardo R. Memberikan informasi melalui HT bahwa telah ditemukan seorang dokter yang meninggal dunia dengan cara gantung diri di kediamannya yang beralamat di jalan tengah kampung Tokapo tepatnya di kompleks perumahan Pemda kabupaten Dogiyai.
Kapolres juga menjelaskan kronologi kejadian tersebut, bahwa pada pukul 14.50 Wit Kasat Reskrim Polres Dogiyai yang di dampingi oleh KBO Reskrim polres Dogiyai tiba di TKP penemuan mayat yang berada di jalan tengah Tokapo tepatnya di kompleks perumahan Pemda kabupaten Dogiyai.
Pada pukul 14.55 Wit Kasat Reskrim Polres Dogiyai yang di dampingi oleh KBO Reskrim polres melakukan olah TKP terkait dengan penemuan mayat yang tewas gantung diri di kediamannya yang berada di kompleks perumahan Pemda kabupaten Dogiyai.
Kapolres juga menjelaskan pada pukul 15.10 Wit, korban di bawa ke puskesmas Moanemani, dan pada Pukul 15.40 Wit, personil polres Dogiyai yang di pimpin oleh kasat Reskrim polres Dogiyai dan di dampingi oleh KBO Reskrim polres Dogiyai.
Kapolres menambahkan Dr. AAD selaku istri dari korban mengatakan bahwa hasil kesepakatan dari seluruh Keluarga bahwa korban akan dimakamkan di kabupaten Nabire.
(Deki mote)














