Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita DaerahHukum & KriminalPeristiwa

Wanita Lansia Ditemukan Meninggal Di Ruko Indomesin Maumere

198
×

Wanita Lansia Ditemukan Meninggal Di Ruko Indomesin Maumere

Sebarkan artikel ini

MAUMERE |BUSERKOTA.Com)- Seorang wanita lanjut usia ( lansia) bernama Erni Trio (85) yang beralamat di Jalan Don Juan, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok,Kabupaten Sikka,NTT ditemukan membusuk di
Ruko Indomesin Maumere pada Sabtu, 3 Agustus 2024 malam, sekira pukul 21.00 WITA.

Saat di temukan korban sudah dalam keadaan tidur terbaring kaku dengan badan sudah membusuk mengeluarkan bau menyengat dan sudah berulat.

Dikabarkan korban sudah meninggal lebih dari 3 hari sebelum ditemukan.

Kasie Humas Polres Sikka AKP Susanto, menerangkan bahwa mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Amelia (22), yang diketahui merupakan cucu korban. Ketika ditemukan, mayat korban dalam kondisi sudah membusuk.

Selain Amelia, ada juga dua orang saksi lainnya yakni Petrus M.H (35) yang merupakan petugas jenazah di RSUD TC Hillers Maumere, dan Emanuel N.P (45) selaku sopir ambulans RSUD TC.Hillers.

AKP Susanto menerangkan korban bernama Erni Trio (85), adalah seorang pengusaha swasta yang tinggal di Jalan Don Juan, Kelurahan Kota Uneng.

Menurut pengakuan Amelia, cucu korban, bahwa neneknya menderita hipertensi dan diabetes, dan tinggal sendirian di ruko tersebut selama seminggu terakhir.

“Pada saat kejadian, Amelia sedang berada di Larantuka, Flores Timur, sementara orang tua Amelia berada di Surabaya, Jawa Timur,” kata Susanto.

Adapun Kronologi Kejadian
Pada Sabtu pagi sekitar pukul 06.00 WITA, Amelia pergi ke ruko untuk melakukan pengecekan rutin. Sesampainya di dalam ruko, ia mencium bau menyengat yang mengarah ke kamar neneknya.

Saat masuk ke kamar, ia menemukan neneknya sudah tidak bernyawa, dalam kondisi membusuk dan berulat. Amelia segera mencoba menghubungi ambulans, namun tidak berhasil. Ia kemudian pergi ke RSUD TC Hillers Maumere untuk melaporkan kejadian tersebut.

Pukul 18.00 WITA, Petrus M.H dan Emanuel N. P tiba di lokasi untuk mengecek kondisi korban. Setelah memastikan keadaan korban, mereka kembali ke rumah sakit untuk mengambil kantong jenazah.

Pada pukul 20.00 WITA, Petrus H dan Emanuel kembali ke lokasi dan menghubungi anggota Satuan Reskrim Polres Sikka pada pukul 21.00 WITA untuk melaporkan penemuan mayat tersebut.

Setengah jam kemudian, tepatnya pada pukul 21.30 WITA, petugas SPKT Polres Sikka dan SPKT Polsek Alok tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Tim Identifikasi Polres Sikka kemudian melakukan olah TKP pada pukul 22.00 WITA.

Mayat korban kemudian dibawa ke ruang jenazah RSUD TC Hillers Maumere menggunakan mobil ambulans pada pukul 22.30 WITA. Dokter jaga di RSUD tersebut, yakni dr. Muhammad Ilham, lalu melakukan pemeriksaan visum luar pada pukul 23.30 WITA.

“Namun, karena kondisi tubuh korban yang sudah membusuk dan membengkak, penyebab kematian tidak dapat dipastikan. Korban diperkirakan telah meninggal lebih dari tiga hari,” ujar Susanto.

Susanto mengatakan, menurut keterangan Petrus dan Emanuel pintu kamar korban dalam keadaan tertutup dan lampu kamar padam ketika mereka tiba di lokasi. Mereka menggunakan senter untuk melihat kondisi korban yang ditemukan dalam keadaan terlentang di atas kasur dengan aroma yang sangat menyengat.

Jenasah korban rencanannya akan dibawah ke Surabaya untuk di makamkan ( Athy Meaq).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *