Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita NasionalBerita UtamaHukum & Kriminal

Menko Kumham Imipas Yusril Pastikan Penegakan Hukum Berkeadilan, 6 Anak Tersangka Kerusuhan Dipulangkan

211
×

Menko Kumham Imipas Yusril Pastikan Penegakan Hukum Berkeadilan, 6 Anak Tersangka Kerusuhan Dipulangkan

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR | BUSERKOTA.COM – Langit Makassar pagi itu menjadi saksi ketika Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menjejakkan kaki di Mapolrestabes Makassar. Ia datang bukan sekadar sebagai pejabat negara, tetapi sebagai utusan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan penegakan hukum tetap berada di jalan keadilan.

“Pagi ini kami melakukan pengecekan di lapangan terhadap 27 orang tahanan, (tetapi) yang tersisa di sini hanyalah 21 orang karena 6 dari anak-anak itu sudah dikembalikan kepada orang tuanya,” tutur Yusril, penuh ketegasan namun tetap menyiratkan welas asih.

Enam anak yang sempat menyandang status tersangka akhirnya bisa kembali ke pangkuan keluarga. Usai menjalani pemeriksaan, mereka dipulangkan lantaran kejahatan yang dilakukan tidak termasuk kategori berat.

“Sudah dilakukan pemeriksaan tapi tindak kejahatan yang dilakukan itu tidak terlalu berat dan itu sudah dikembalikan ke rumah aman dikembalikan ke rumah orang tua masing-masing,” jelasnya.

Namun, Yusril memberi pesan khusus: pendataan harus rapi, jejak mereka tak boleh hilang dari catatan hukum. “Kami ingin memastikan, bahwa mereka yang dikembalikan betul-betul didata—siapa, sekolah di mana, orang tuanya siapa, tinggal di mana, foto-fotonya harus ada,” ujarnya.

Harapan pun dititipkan. Kepada orang tua, guru, ustadz, dan ustazah, Yusril meminta agar anak-anak itu dibimbing kembali ke jalan pendidikan dan kehidupan bermasyarakat. “Saya mengimbau supaya betul-betul memberikan pembinaan dan pendidikan kepada anak-anak itu,” pesannya.

Meski dipulangkan, perkara hukum tetap berjalan. “Tetap diproses bahwa nantinya akhirnya karena dia anak-anak mungkin akan ada restorative justice, mungkin juga terus diadili. Kalau terus diadili tentu akan menggunakan sistem peradilan anak yang berbeda dengan sistem peradilan orang dewasa,” kata Yusril.

Ia menegaskan kunjungan ini adalah mandat langsung Presiden Prabowo. Aparat penegak hukum diminta bersikap tegas kepada siapa saja yang melakukan tindak pidana dalam kerusuhan.

“Aparatur penegak hukum itu harus mengambil satu langkah hukum yang tegas kepada siapa saja yang melakukan tindak pidana terkait aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan,” tegasnya.

Di sisi lain, hak-hak dasar para tahanan juga menjadi perhatian. “Paling penting bagi kami adalah memastikan proses itu berjalan sebaik-baiknya. Tempat tahanan jangan sampai over kapasitas,” imbuhnya.

Diketahui, sebanyak 42 tersangka kerusuhan di Makassar dan Palopo telah ditahan. Sebanyak 37 tersangka terlibat pembakaran dan perusakan Kantor DPRD Sulsel, DPRD Makassar, Kejati Sulsel, serta Pos Lantas Fly Over Makassar. Tiga tersangka lain ditangkap atas pengeroyokan yang menewaskan seorang pengemudi ojek online di Jalan Urip Sumoharjo, sementara dua tersangka lainnya diamankan terkait kerusuhan di DPRD Palopo.


🌐 Terjemahan Multibahasa

English

Coordinating Minister for Law Yusril Ensures Justice, 6 Underage Riot Suspects Released
This morning in Makassar, Yusril Ihza Mahendra, Coordinating Minister for Law, Human Rights, Immigration, and Corrections, inspected detainees at the Makassar Police Headquarters. Of the 27 initially held, 21 remain while 6 minors were returned to their families after questioning.

“We want to ensure that those who are released are properly recorded—who they are, where they study, who their parents are, where they live, and with photos,” Yusril stated firmly.

The cases involving minors will still proceed under the Juvenile Justice System, possibly through restorative justice.


Nederlands (Belanda)

Minister Yusril Waarborgt Gerechtigheid, 6 Minderjarige Verdachten Vrijgelaten
In Makassar bezocht Yusril Ihza Mahendra, Coördinerend Minister voor Recht, Mensenrechten, Immigratie en Gevangeniswezen, de politiebureau Mapolrestabes. Van de 27 gearresteerden bleven er 21 vastzitten, terwijl 6 minderjarigen na verhoor werden teruggebracht naar hun ouders.

“Wij willen ervoor zorgen dat degenen die worden vrijgelaten volledig geregistreerd zijn—wie ze zijn, waar ze naar school gaan, wie hun ouders zijn, waar ze wonen, met foto’s,” aldus Yusril.


Latin

Yusril Iustitiam Confirmat, Sex Minorum Reos Domum Remittit
Hoc mane Makassari, Yusril Ihza Mahendra, Minister Coordinator Legis, Iurum Humanorum, Migrationis atque Custodiae, carcerem visitavit. Ex 27 detentis, 21 manent, sex autem minores ad parentes redditi sunt.

“Volumus certos esse eos qui dimissi sunt rite descriptos esse—quis sint, ubi studeant, qui parentes habeant, ubi habitent, cum imaginibus,” inquit Yusril.


Bahasa Sulawesi Selatan (Makassar)

Pak Menteri Yusril Jaga Keadilan, 6 Ana’-ana’ Tersangka Balikki ka Orang Tuana
Pagi iyanaritu, Pak Menteri Yusril datang di Polrestabes Makassar. Dari 27 orang ditahan, tinggal 21 orang. Enam ana’-ana’ yang masi’ kecil sudah pulangka’ ka orang tuana.

“Mau pasti’mi, siapa itu ana’-ana’, sekolah di mana, tinggal di mana, orang tuana siapa—harus ada data sama gambarna,” ujar Pak Menteri.

Perkara tetap lanjut, tapi pake’ sistem peradilan ana’-ana’.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *