ATAMBUA |BUSERKOTA.Com) —Lokakarya Diseminasi Draf Hasil Dokumen kajian risiko bencana dan dokumen rencana penanggulangan bencana kabupaten Belu yang diselenggarakan oleh CIS TIMOR Atambua bekerjasama dengan CRS dan dibuka secara resmi oleh
Asisten 1 Setda Belu Drs Nikolas Umbu K Biri, didampingi oleh Wendelinus Inta (Program maneger Program incident kabupaten Belu) Yohanes Bara (DPD Project incident kabupaten Belu,Pejabat dari Dinas BP4D Kabupaten Belu.
Kegiatan ini diikuti 190 orang peserta di Hotel Matahari Atambua Jalan Ade Irma Suryani Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Selasa (26/3/2024).
Lokakarya Diseminasi Draf Hasil Dokumen kajian risiko bencana dan dokumen rencana penanggulangan bencana kabupaten Belu yang diselenggarakan oleh CIS TIMOR Atambua bekerjasama dengan CRS dihadiri oleh Para pimpinan OPD Lingkup pemkab beluPara Camat,Lurah dan Desa Tokoh Masyarakat,tokoh Agama dan tokoh pemuda dan Insan Pers
Kepala Seksi Urusan Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belu Manuel Mau Freitas,S.Ag sebagai peserta yang di undang dalam kegiatan Lokakarya
tersebut mengatakan,
kegiatan sangat bermanfaat bagi warga kabupaten Belu karena memberi ruang kepada mitra kerja,tokoh masyrakat,tokoh agama untuk sama-sama menyusun dan mengoreksi draf-draf dokumen KRB dan RPB dimaksud.
“Dan, juga menjadi pengetahuan dan pemahaman kita semua tentang hal-hal ekstrim maupun peristiwa-peristiwa yang akan terjadi di kabupaten Belu, sehingga kita selalu waspada terhadap yang lagi tren di kabupaten Belu,,”jelas Manuel Freitas
Wendelinus Inta (Program maneger Program incident Kabupaten Belu) CIS Timor Kabupaten Belu terkait kegiatan lokakarya tersebut mengatakan,”hari ini semua undangan guna mendapatkan masukan sehingga dokumen ini bisa disempurnakan oleh tim penulis,” tutur Wendi Inta(bgr)














