Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita UtamaInfo PublikPemerintahanPolitik

Kadis Yoakim Mujizau Bantah Tudingan Pj Gubernur Papua Tengah dan Pj Bupati Intan Jaya terkait Demo Mahasiswa Tolak Blok B Wabu

245
×

Kadis Yoakim Mujizau Bantah Tudingan Pj Gubernur Papua Tengah dan Pj Bupati Intan Jaya terkait Demo Mahasiswa Tolak Blok B Wabu

Sebarkan artikel ini

INTANJAYA|BUSERKOTA.Com) -Laporan yang di buat oleh PJ Bupati Intan Jaya Apolos Bagau ST. kepada PJ Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk, dan Ibu Gubernur langsung teruskan kepada Polda Papua tentang Demo Mahasiswa soal Blok Wabu sangat TIDAK BENAR, penuh rekayasa dan terbawah tendensi politik.

Soal teterlibatan Yoakim Mujizau S.STP Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Intan Jaya, yang dilaporkan bahwa ia melakukan mobilisasi massa mahasiswa dan masyarakat untuk menggelar aksi demonstrasi di kantor Gubernur Papua Tengah, pada hari Kamis 18 Januari 2024 sangat tidak berdasar,” ungkap Yoakim Mujizau kepada media ini, Minggu (21/1/2024).

Yoakim Mujizau mengatakan, kehadiran dirinya di tengah-tengah massa pendemo adalah sebagai tokoh pemuda Intan Jaya hanya untuk memberikan arahan dan himbauan agar tertib dalam menyampaikan aspirasi dan pendapat di depan umum.

Apalagi yang melakukan aksi demo adalah mahasiswa dan masyarakat dari Intan Jaya. Makanya ia turun demi menjaga keamanan dan juga keamanan massa pendemo agar tidak berbenturan dengan aparat keamanan.

“Saya turun di TKP setelah berkoordinasi bersama dengan aparat keamanan karena massa pendemo tidak mau ditertibkan, sehingga kami turun memberikan arahan dan himbauan untuk tetap tertib serta tidak melakukan tindakan yg bisa mengganggu kamtibmas ,” tegas Yoakim.

Ia menuturkan, saat penyampaikan aspirasi para mahasiswa disarankan agar naik truk yang disiapkan oleh aparat keamanan dari depan Hotel Jepara 2 ke kantor gubernur untuk menghindari gesekan massa pendemo dengan aparat keamanan dan juga untuk menghindari anarkis massa pendemo bila berjalan kaki dari Pertigaan Wadio sampai Kantor Gubernur .

“Sempat situasi memanas tetapi kami turun memberikan arahan dn himbauan jadi mereka demonya berjalan aman dan terkendali”, tutur Yoakim Mujizau.

Yoakim Mujizau sangat geram dengan tudingan yang disampaikan oleh Pj Bupati Intan Jaya yang melaporkan dirinya soal demo harga tiket pesawat Perintis dan Inflasi Tinggi di kabupaten Intan Jaya itu juga aktornya adalah dirinya, sebetulnya jangan mencemarkan nama baik pejabat daerah karena kita sama-sama anak daerah dan pejabat daerah.

” Saya adalah bawahan Ibu Pj Gubernur dan PJ Bupati, silahkan panggil saya dan koreksi saya bila saya salah” ,pintaYoakim Mujizau Kepala dinas pemberdayaan masyarakat kampung.

Kita ini sama-sama pejabat daerah yang mengetahui kenapa harga tiket pesawat naik.? saya salah satu orang yang selama ini bekerja sama dengan TNI/Polri dalam rangka menjaga Kamtibmas di kota Sugapa khususnya dan Intan Jaya umumnya.

Pak Pj Bupati dan Ibu Gubernur tahu saat mahasiswa demo soal mahalnya harga Tiket dan Inflasi tinggi saat itu saya ada di Jakarta posisinya jadi tidak benar kalau saya mobilisasi masa untuk demo saat itu di bandara Nabire.

Yoakim membantah tudingan yang disinggung Ibu Pj.Gubernur terkait ambisi dirinya ingin menjadi Penjabat bupati Intan Jaya menggantikan Apolos Bagau ST sangatlah keliru.

“Ibu PJ Gubernur dan DPRD Intan Jaya tidak pernah mengusulkan nama calon PJ Bupati Intan Jaya, jadi bila Ibu Pj Gubernur dengan Pj Bupati Intan Jaya bilang saya ambisius ingin jadi Pj Bupati Intan Jaya berarti sangat keliru dan hanya mencemarkan nama baik seseorang serta mencari kambing hitam, karena tidak mau menerima kritikan dari para mahasiswa dan masyarakat” tegas Mujizau.

Perlu diketahui bahwa persoalan penolakan PT blok Wabu ini bukan baru kemarin tanggal 18 Januari 2024 muncul, Tidak. Sejak tahun 2014 soal blok Wabu sudah mencuat ke publik dan itu dibicarakan oleh banyak kalangan dan semua orang termasuk LSM, mahasiswa dan masyarakat.

Ibu Pj Gubernur dan Bapa Pj Bupati Intan Jaya Baru menjabat Gubernur setelah pemekaran Provinsi dan Pj Bupati Intan Jaya Baru menjabat bupati jadi kaget dengan demo Blok Wabu ka atau sengaja mencari-cari kambing hitam karena alasan kepentingan Politik kedepan,” tegasnya berulang kali.

Yoakim Mujizau berharapkan kepada Ibu Pj Gubernur dan Pj Bupati untuk tidak mengambil kesempatan memainkan peran kepentingan politik kedepan dengan mencemarkan nama pejabat dan juga tidak mencari kambing hitam dari Demo mahasiswa Intan Jaya se-Indonesia dan mahasiswa Meepago soal penolakan PT Blok Wabu tanggal 18 Januari 2024 kemarin itu.

(Frangky Kemong)

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *