ATAMBUA |BUSERKOTA.Com) —Keluarga sebagai gereja kecil adalah tempat Yesus Kristus hidup dan berkarya untuk keselamatan manusia dan berkembangnya Kerajaan Allah.
Sebagai Gereja, keluarga itu merupakan tubuh Yesus Kristus. Sebagai Gereja juga, setiap keluarga dipanggil untuk menyatakan kasih Allah yang begitu luar biasa baik di dalam maupun di luar keluarga.
Untuk mewujudkan sebuah keluarga katolik yang baik, diperlukan berbaga cara. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah melalui kegiatan pembinaan dan pendampingan keluarga katolik
Kantor kementerian Agama kabupaten belu melalu seksi urusan Agama Katolik melaksanakan Kegiatan Bimbingan keluarga bahagia fasilitasi dan pembinaan bimbingan keluarga Katolik dengan Tema Penguatan moderasi beragama dan peningkatan kompetensi layanan digital bagi keluarga Katolik yang di buka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Belu Fideles seran,S.Ag.M.M dengan di dampingi Kasubag tata usaha Decky Hermawan S.FIL diikuti kurang lebih 45 orang pasangan suami istri (pasutri ) Katolik Kementerian Agama Kabupaten Belu di Hotel Matahari Atambua Jln Ade Irma Suryani, Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Rabu (29/5/2024)
Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman tentang pentingnya peran keluarga bagi
kemajuan bangsa dan Gereja,
menanamkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan keluarga dan merefleksikan kemajuan teknologi dan pemanfaatannya bagi perkembangan dan keutuhan hidup berkeluarga.
Pater Yohanes Kristo Tara, OFM Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Laktutus sebagai Nara sumber memaparkan, kegiatan ini untuk pembinaan keluarga rohani dengan harapan supaya keluarga Kristiani itu bisa memanfaatkan media cetak dan media online ini dengan baik untuk pengembangan iman untuk mewartakan Injil sebagaimana yang dimandatkan oleh Tuhan kita Yesus Kristus.
Dan bisa dapat membantu bagaimana keluarga ini bisa mendapatkan kebahagiaan antara istri suami juga dengan anak-anak itu harus dibekali dengan nilai yang baik sehingga mereka bisa memanfaatkan media digital ini untuk hal-hal yang baik maka pentingnya memahami mengenai literasi digital,”jelas Pater Kristo
Pater Kristo menjelaskan, orangtua harus punya kemampuan, kecakapan punya kecermatan dalam memanfaatkan media digital ini termasuk membimbing anak-anak mengawasi anak-anak dalam memanfaatkan media pendidikan
karena kalau tidak itu keluarga juga tidak bahagia tetapi juga masa depan anak-anak menjadi tidak bisa kita kembalikan karena mereka diperhatikan oleh mereka dengan nilai-nilai yang baik dalam keluarga,”ujar Pater Kristo.
Kegiatan Bimbingan keluarga bahagia fasilitasi dan pembinaan bimbingan keluarga Katoli dengan Tema Penguatan moderasi beragama dan peningkatan kompetensi layanan digital bagi keluarga Katolik ditutup dengan ibadat singkat di pimpin oleh pater Kristo dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Belu Fideles seran,S.Ag.M.M ,Kasubag tata usaha Decki Hermawan,S.Fil Kepala seksi Urusan Agama Katolik :Manuel Freitas ,S.Ag
P.Yohanes Kristo Tara, OFM Pastor Paroki Hati Narasumber Kudus Yesus Laktutus sebagai Nara sumber,Para peserta kegiatan, yang merupakan pasutri katolik Kementerian Agama Kabupaten Belu.(bgr)














