JAKARTA | BUSERKOTA.Com)- Ketua Pospera Timor Tengah Selatan Yerim Fallo meminta ketegasan kepada camat Kuanfatu untuk segera copot jabatan Kepala Desa Oehan Ade W.Nesimnasi yang diduga melakukan pemotongan uang BLT warga lanjut usia sebanyak Rp770.000.
“Kami hanya minta agar hak mereka yang diberikan oleh negara untuk segera dikembalikan.
Berdasarkan komunikasi dengan bapak Camat Kuanfatu bahwa kepala desa melaporkan ke pak Camat bahwa sisa 3 orang lagi yang belum dikembalikan.
Tetapi setelah di lapangan Tim Pospera cek hari ini Minggu 7 April 2024 masih lebih dari 3 orang yang HAK mereka belum diberikan,” sebut Yerim Fallo saat dihubungi Redaksi Khusus Buserkota.com Jakarta, Minggu (7/4/2024) siang.
“Jika bapak Camat saja di bohongin lalu bagaimana dengan Orang Tua kita yang Lansia.
Copot jabatan kades Oehan agar ada penyelesaian kasus masyarakat di Oehan tidak tertunda dan warga tidak di intimidasi dan tidak di ancam ,” pinta Yerim.
Warga lansia penerima BLT Otniel Kase dalam videonya yang diperoleh Redaksi, menuturkan menggunakan bahasa daerah ” uang bantuan uang BLT itu dipotong oleh Kades Oehan sebanyak Rp770.000 dan Ia hanya terima Rp130.000 .
Kades belum kembalikan uangnya dengan alasan membelikan bahan untuk buat WC kepada bapak Otniel Kase.
Tetapi sudah 7 bulan bahan untuk buat WC pun tidak ada,” tutur Otniel Kase.
Kades Oehan Ade W.Nesimnasi dihubungi Redaksi untuk meminta klarifikasi terkait perihal ini, nomor aplikasi WhatsAppnya belum terhubungi hingga berita ini dipublikasikan.














