Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita NasionalBerita UtamaHukum & KriminalInfo PublikPemerintahanPeristiwaPolitikSosial

Ketua Tim Penanganan Konflik Minta Atensi dari Legislatif Kabupaten Intan Jaya dan Propinsi Papua Tengah Bantu Ratusan Pengungsi

429
×

Ketua Tim Penanganan Konflik Minta Atensi dari Legislatif Kabupaten Intan Jaya dan Propinsi Papua Tengah Bantu Ratusan Pengungsi

Sebarkan artikel ini

INTAN JAYA|BUSERKOTA.COM]- Ketua tim penanganan konflik Yoakim Muzijau S.STP yang juga sebagai kepala dinas pemberdayaan masyarakat kampung meminta kepada anggota DPRD kabupaten Intan Jaya dan DPR Propinsi Papua Tengah untuk segera membantu dengan mencari solusi terbaik kepada ratusan pengungsi yang sementara tinggal di Kota Sugapa.

Dampak dari konflik bersenjata itu, ratusan pengungsi dari Kampung Jaindapa, Sugapa Lama, Hitadipa, Soanggama, Janamba, Kulapa dan kampung Sakumba tidak mau kembali ke kampung halamanya karena takut dan trauma.

Untuk itu pengungsi saat ini sangat membutuhkan perhatian dan bantuan dari semua pihak termasuk Anggota Dewan Perwakilan Daerah dan DPR Propinsi Papua Tengah.

Yoakim juga meminta kepada Anggota DPRD Intan Jaya dan Anggota DPR propinsi Papua Tengah jangan hanya peduli dan memberikan bantuan kepada pengungsi yang telah meninggalkan Intan Jaya ke Nabire tetapi juga peduli dan memberikan bantuan tinggal di kota Sugapa.

“Pengungsi dari Intan Jaya yang mengungsi ke Nabire itu sedikit saja, tidak sebanding dengan pengungsi yang ada di Kota Sugapa, di kota Sugapa ada sekitar 700-800 warga pengungsi yang membutuhkan bantuan” Pinta Yoakim Mujizau.

Yoakim mengharapkan kepada pemerintah daerah Intan Jaya, pemerintah propinsi Papua Tengah, legilatif Intan Jaya, legislatif propinsi Papua Tengah dan TNI-Polri untuk segera duduk bersama mencari solusi terbaik penanganan pengungsi dan penyelesaian konflik bersenjata yang terjadi di Intan Jaya agar tidak terulang lagi.

Tujuannya, agar masyarakat di kabupaten Intan Jaya kembali aman dan kondusif.

“Dengan duduk bersama mencari solusi terbaik maka akan menghasilkan kedamaian buat masyarakat Intan Jaya” ungkap Yoakim Mujizau.

Hingga kini penegakan hukum di kabupaten Intan Jaya masih dilakukan oleh TNI dari satuan tugas Habema terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata(KKB) yang tidak menutup kemungkinan pengungsi akan bertambah.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *