Ketua DPD Laskar Prabowo 08 Sumatera Utara, Paul J J Tambunan, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pangdam I/Bukit Barisan dan Kapolda Sumut atas pendekatan humanis dalam menghadapi demonstrasi, Senin (22/09/2025).
“Pangdam I/BB dan Kapolda Sumut mampu menampilkan kepemimpinan yang menyejukkan serta mewujudkan sinergritas TNI-Polri… Prinsip menghadapi aksi dengan berbagi serta mendengarkan langsung aspirasi dan tuntutan masyarakat ini menjadi pesan penting bahwa rakyat dan aparat harus berdiri bersama, bukan berhadapan,” ujar Paul J J Tambunan.
MEDAN | BUSERKOTA.Com) – Ketua DPD Laskar Prabowo 08 (LP 08) Sumatera Utara, Paul J J Tambunan, SE., SH., MH, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Panglima Kodam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto, S.E., M.M, dan Kapolda Sumut Irjen Pol. Wishnu Hermawan Febrianto, SIK., M.H. Apresiasi ini disampaikan atas sikap humanis dan penuh kearifan dalam menghadapi situasi demonstrasi di Sumatera Utara.
Menurut Paul, pendekatan Pangdam I/BB dan Kapolda Sumut beserta jajarannya telah memperlihatkan semangat kebersamaan dan sikap saling berbagi dalam merespons dinamika aksi massa, dinilai berhasil menenangkan situasi dan kondisi di Sumatera Utara pasca aksi demo di depan Mapolda Sumut.
“Kami melihat Pangdam I/BB dan Kapolda Sumut mampu menampilkan kepemimpinan yang menyejukkan serta kepemimpinan yang mewujudkan sinergritas TNI-Polri. Kapolda Sumut Irjen Pol Wishnu Hermawan Febrianto, SIK, juga tampak turun langsung menemui para pendemo dan duduk bersama ratusan pengemudi driver online untuk mendengarkan aspirasi. Hal ini memperlihatkan pendekatan komunikasi yang mengedepankan dialog, sehingga berhasil meredam potensi ketegangan dan menghadirkan suasana kondusif. Prinsip menghadapi aksi dengan berbagi serta mendengarkan langsung aspirasi dan tuntutan masyarakat ini menjadi pesan penting bahwa rakyat dan aparat harus berdiri bersama, bukan berhadapan,” ujar Paul J J Tambunan.
Keberhasilan ini mencerminkan komitmen Polri dan TNI dalam menjamin keamanan, menghormati demokrasi masyarakat untuk menyampaikan pendapat, serta menjaga kondisi di Sumatera Utara, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
“Kami berharap energi positif ini terus terjaga sehingga ruang demokrasi tetap terlindungi dan masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya tanpa mengganggu ketertiban umum. Semoga niat baik dan tujuan mulia bersama untuk mensejahterakan bangsa dapat terwujud,” pungkasnya.














