Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita UtamaInfo PublikKesehatanPemerintahanPeristiwaPolitik

Sekretaris Fraksi Amanat Nurani DPRD Desak  Pemkab TTU Sediakan Air Bersih Bagi Rakyat

368
×

Sekretaris Fraksi Amanat Nurani DPRD Desak  Pemkab TTU Sediakan Air Bersih Bagi Rakyat

Sebarkan artikel ini

KEFA |BUSERKOTA.Com)-
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur  mendesak pemerintah daerah untuk menyediakan air bersih bagi rakyatnya, khususnya di daerah Dalehi, Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu, TTU. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Fraksi Amanat Nurani DPRD TTU Rizal Anderias Bella, S.E saat ditemui di ruang kerja, Kamis (19/9/2024).

Dia mengatakan, masalah air bersih bagi rakyat adalah hal yang penting dan utama tetapi jika dibandingkan dengan urusan lainnya .

“Di Wilayah Dalehi, masalah yang paling urgen dan harus mendapatkan penanganan serius dari pemerintah daerah adalah air bagi rakyat.

Jadi ini harus segera mendapat penanganan serius oleh pemerintah daerah,’ tegasnya.

Anggota komisi III ini menjelaskan, Dalehi berada di bawah, pengaliran Air Mutis di bagian atas dari wilayah ini, tidak dapat menjangkaunya.

Anehnya, mestinya diatur lebih baik lagi agar air Mutis ini dapat menjangkau banyak wilayah termasuk kompleks Dalehi, yang berada di Kelurahan Maubeli, kecamatan Kota Kefamenanu tersebut.

Selain itu,  anggota DPRD TTU yang baru ini meminta pemerintah untuk memperhatikan ruas jalan dari Tauf menuju wilayah Pasar Inpres dan menghubungkan dengsn Dalehi.

“Aduh kasian, kalau musim hujan rakyat Tauf mau menuju ke pasar baru harus ikut Dalehi yang kondisi jalan di wilayah tersebut sangat memprihatinkan,” ungkapnya.

Seharusnya kalau alasan anggaran terbatas mestinya yang diperbaiki adalah jalan Dalehi menuju Tauf, Kelurahan Kefamenanu Selatan.

“Jadi saya akan terus menyuarakan  perihal ini hingga jadi kenyataan,” harapannya.

Rizal Bella juga  soroti kebersihan lingkungan yakni pemerintah daerah perlu memikirkan cara penanganan sampah di pasar baru kabupaten Timor Tengah Utara tersebut.

Sebab, masalah sampah ini dapat menimbulkan penyakit bagi masyarakat di pusat perekonomian kota.

“Bagaimana mungkin sampah ini dibiarkan berlarut-larut di sana, kasian masyarakat di sana, lama-lama masyarakat di pusat perekonomian mengalami penyakit,’ ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *