Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita UtamaPeristiwa

Kota Kefamenanu Pusat Pemerintahan dan Pelajar

533
×

Kota Kefamenanu Pusat Pemerintahan dan Pelajar

Sebarkan artikel ini

KEFA |BUSERKOTA, Com)
Kota Kefamenanu merupakan pusat pemerintahan dan pusat pelajar dan sebagai pusat ekomomi. Sebagai pusat pemerintah, Kota Kefamenanu merupakan tempat dimana kita melakukan perencanaan pembangunan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan dari waktu dan dari pemimpin ke pimpinan hingga kini.
Demikian hal ini ditegaskan wakil
Bupati TTU, Drs. Eusabius Binsasi pada ibadat perayaan 102 tahun HUT kota Kefamenanu di Gereja Elim, Oetalus, Kefamenanu, Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Dia mengatakan, kota Kefamenanu dalam merayakan ulang tahun 102 tahun perlu melihat kenyataan terjadi salah satunya adalah sebagai pusat pendidikan. Selain memiliki sekitar 20 TK, SMP dan SLTA sekitar 10 dan juga ada sejumlah perguruan tinggi. Universitas Timor merupakan universitas negeri ke-2 setalah Undana hadir di Kota Kefamenanu. Selain itu ada universitas lainnya ada STIPAS, Akbid dan Perguruan tinggi lainnya.
Jadi kedepan, kota Kefamenanu bukannya jadi pusat pemerintahan tetapi menjadi pusat tetapi menjadi pusat menjadikan untuk menghasilkan SDM yang handal diberi bagi bidang yang mendunia.
Tantangan kita adalah menghasilkan generasi uang handal do berbagai bidang baik di pemerintahan di dunia entertainment dan segala bidang.
Dia mencontohkan saat ini, orang Australia memiliki walikota orang SoE. “Kapan orang Kefa dan walikota di Amerika itu orang Indonesia. Ini adalah tantangan kita bagaimana kita harus menghasilkan generasi dan SDM yang handal di berbagai bidang ilmu dan pengetahuan, ” ungkapnya.

Selain itu, kota Kefamenanu sebagai pusat ekonomi dimana nampak melalui aktivitas ekonomi yang dilihat setiap hari. Orang datang bawa ternak, sayur-mayur dan buah buahan.
Karena itu gereja diharapkan harus ambil bagian dan tanggung jawab tersebut untuk terus mensejahterakan manusia yang berperan di dalamnya. Salah satu contoh yang diutarakan mantan Dirjen Bimas Katolik ini, apa yang dilakukan oleh Uskup Atambua Mgr. Dominikus Saku, Pr menjadikan keuskupan sebagai Taman Eden.

Sementara itu ketua Klasis Kefamenanu, Pdt. Andreas Nubatonis, S.Th kesempatan itu mengatakan, gereja GMIT Timor Tengah Utara secara secara terbuka dan siap melakukan kolaborasi melaksanakan pembangunan dalam mensejahterakan masyarakat di kabupaten TTU ini.
Menurut Pdt Nubatonis, GMIt sangat membuka diri dan berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten untuk membangun kabupaten TTU ini sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan.
Dikatain, Gereja Injili Timor (GMIT) saat ini bukan hanya memiliki yang tanggung jawab untuk memberikan catatan kritisnya saja tetapi memiliki tanggung jawab untuk sama-sama dengan pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat. (Dami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *