Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Hukum & KriminalPeristiwa

Seorang Perempuan Diduga ODGJ di Makassar Nekad Bunuh Ibu Kandungnya 

390
×

Seorang Perempuan Diduga ODGJ di Makassar Nekad Bunuh Ibu Kandungnya 

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR |BUSERKOTA.Com)-Seorang anak perempuan berparas cantik yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ)  nekad membunuh ibu kandungnya sendiri dengan cara menebas leher menggunakan sebilan parang  di halaman rumah yang di pagar besi,   di jalan Tinumbu Makassar , Selasa (24/9/2024).

Terlihat di video rekaman warga yang menyaksikan kejadian berdarah itu, pelaku berulang kali melakukan aksi kejahatannya dengan  parang menebas leher ibu kandung.

Muka dan leher korban  terlihat darah segar terus mengalir dan tumpah ke tanah.

Terdengar suara seorang bapak menegur pelaku untuk menghentikan aksinya, ” Sudah Surmi, mama sudah mati, sudah Surmi mamamu sudah mati,” teriak bapak itu dibalik pagar trali besi milik korban.

Meski begitu, pelaku tidak mengubris teriakan warga untuk menghentikan aksi racun gangguan jiwa itu. Ia terus memoton leher ibu kandungnya.

Berselang beberapa menit kemudian, aparat kepolisian dari Polresbes Makassar terjun ke Tempat Kejadian Perkara ( TKP).

Polisi langsung menangkap pelaku dan menggiringnya dari dalam rumah  ke mobil yang telah disiapkan untuk dibawa  ke kantor polisi dengan tujuan mengambil keterangan pelaku. Apakah ODGJ.

Akibat peristiwa tersebut mengakibatkan leher korban nyaris putus hingga dilarikan ke rumah sakit jala ammari (RUMKITAL JALA AMMARI).

Terlihat dalam video juga terdengar teriakan warga setempat agar kiranya pelaku (ODGJ) itu menghentikan aksi kekejamannya yang dilakukan terhadap ibu kandungnya sendiri, tetapi tidak direspon juga oleh pelaku yang diduga ODGJ.

AKP H. Ramli JR. Salah satu tokoh masyarakat sekaligus panutan warga kecamatan bontoala dan tallo itu menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati – hati jika ada yang terduga dengan orang gangguan jiwa (ODGJ) agar dilaporkan ke Pihak yang berwajib, intuk menghindari atau mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.

Semoga kejadian ini terakhir kalinya terjadi di wilayah khususnya diwilayah Kota Makassar, “harap AKP H.Ramli JR

Insiden ini masih dilakukan pengembangan dan masih didalami oleh pihak  kepolisian Polrestabes Makassar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *