KEFAMENANU |BUSERKOTA.Com) –
Pastor Paroki Oelami, Romo Donatus Tefa, Pr meminta kepada umat paroki Oelami Keuskupan Atambua untuk tidak menerima nasi yang diberikan pihak – pihak tertentu yang tidak diketahui asal usulnya.
Romo Don dengan tegas mengatakan, umatnya sebelum melakukan berkat penutup pada missa penutupan Bulan Kitab Suci Nasional, Minggu (29/9/2024) di gereja St. Mikhael Oelami Kabupaten TTU.
Dia mengungkapkan, selama ini ia kunjungan Bulan Kitab Suci Nasional 2024 ke lingkungan – lingkungan, dirinya menemukan, ada organisasi tertentu yang memberikan nasi kepada lansia – lansia tertentu. Anehnya organisasi tersebut tidak diketahui bahkan mencatut nama pastor paroki kalau pemberian makanan atas ijin Pastor Paroki.
Atas dasar itu, ia sebagai Pastor Paroki tidak mengetahui hal tersebut. Karena itu ia melarang keras umat untuk tidak menerima nasi pemberian organisasi tersebut. karena nasi tersebut sangat beresiko terhadap kesehatan.
“Kalau mau diberikan oleh partai tertentu harus diketahui secara jelas, dan dilaporkan kepada pengurus, jika tidak bisa sangat beresiko. Kalau ada uang taruh racun bagaimana ? Ini sangat menganggu kesehatan” ungkap Romo Don.
Karena itu dia meminta umat untuk menangkap orang-orang yang memberikan nasi kepada umat. “Jadi, saya minta supaya umat mulai hari ini tolong tangkap untuk kemudian dilaporkan kepada kepala desa dan polisi untuk diproses. Ini tidak boleh dibiarkan begitu saja, karena sangat beresiko, ” ungkapnya.
Romo Don usai memimpin misa kepada media ini untuk menuliskan informasi tersebut. ” Ini ada organisasi tertentu yang membagi nasi khusus kepada orangtua tertentu, nasi dan telur. Tidak tahu motifnya. Jadi tolong tulis ya, ” ujarnya menutup perjumpaan dengan wartawan siang itu. (Dami)














