Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita UtamaPeristiwaPolitik

Sebuah Lagu Untuk Masyarakat Bitefa Dari Bunga

235
×

Sebuah Lagu Untuk Masyarakat Bitefa Dari Bunga

Sebarkan artikel ini

 

KEFAMENANU | BUSERKOTA.Com)-
Calon Wakil Bupati Timor Tengah Utara, Ronivon Natalino Bunga tampak begitu gembira menyaksikan antusias masyarakat Bitefa, Kaenbaun dan Bokon.

Pasalnya, Senin(11/11/202) sebelum melakukan kampanye di Desa Bitefa, ia minta secara khusus melantunkan sebuah lagu bagi masyarakat tersebut.

Di hadapan 500 orang lebih yang hadir, Senin Ronivon meminta untuk menyumbangkan sebuah lagu berjudul “Binon Amsat, Kaisa Mususap Miskau,” yang cukup menghibur dan memukau

Namun sebelum lagu itu dinyanyikan, Ronivon meminta penyanyi lokal yang tak asing lagi, Niko Laklo untuk mendampinginya. Dengan kegadiran Niko disampingnya, Ia pun akhirnya penuh keberanian nyanyikan bernyanyi bersama sambil menujuk jari, simbol nomor urut satu paket yang dengan tagline JUANG.

Ronivon Bunga, setelah bernyanyi ia baru melanjutkan dengan kampanye. Kepada masyarakat Bitefa, dirinya bergembira untuk hadir di tanah Tunbaba, khususnya di Desa Bitefa untuk sama berjumpa dengan masyarakat Kaenbaun, Bokon dan Bitefa.

“Saya merasa bagian dari Tunbaba. Dan Tunbaba yang terdiri dari 11 desa masing -masing bitefa, bokon, Kaenbaun, Tutun, Jak, Tunnoe, Femnasi, Taekas, Fatusene, Amol dan Oesena itu nenjadi bagian dari saya. Saya jamin selama kurang 3,5 tahun saya akan ciptakan jalan Tuntun Tamis menjadi hotmix dengan melobi anggaran dari pemerintah pusat tanpa mengganggu APBD II yang ada,” ungkapnya sambil disambut tepuk tangan para hadirin.

Usai kampanye, lagi-lagi Ronivon Bunga kembali melantunkan sebuah lagu barat, Bai Bu Blue. Kali ini Ronivon tidak habya bernyanyi tapi diikuti dengan aksi dans dengan perempuan desa, yang lagi menghairi kampanye itu.

Ketua Kelompok Suku Adat, Antonius T. Naihati yang ditemui di sela- sela kegiatan Kampabye jeoada nedua ini optimis paket JUANG akan menang besar. Dia memperkirakjlan kemenangan di tiga desa itu cukup signifikan untuk kabupaten.

“Kalau 2 desa tetangga, saya kurang paham, tapi kami dari Bitefa sudah sepakat dengan para pemangku adat 10 suku yang ada hanya untuk paket juang. Kami sepakat secara adat pula. Jadi saya sangat yakin Bitefa 80 % untuk paket JUANG,” ungkap Anton.

Bukan cuma Anton. Serfas Kolo, tua adat dari Marga Kolo mengaku sangat bahagia atas kunjungan paket JUANG secara penuh di kampung ini. ” Kami pasti menjunjung tinggi kesepakatan ini. Kami sangat yakin Bitefa nerupakan 10 desa pertama yang berada dalam barisan 60 desa yang akan menerima gaji wakil bupati TTU. Itu sudah menjadi tekad kami, sehingga kami pastikan Bitefa utuh untuk pajet JUANG. 80 persen menang,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *