Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita UtamaInfo PublikPemerintahan

Desa Oelami Programkan Air Bersih Bagi Warga

259
×

Desa Oelami Programkan Air Bersih Bagi Warga

Sebarkan artikel ini

KEFAMENANU | BUSERKOTA.Com)-
Pemerintah Desa Oelami Kecamatan Bikomi Selatan Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui dana desa tahun anggaran 2024 programkan air bersih bagi 80- 90 Kepala Keluarga.

Kepala Desa Oelami, Yohanes Nino yang ditemui di kediamannya Oelami Jalan Dalehi-Eban, Jumat (13/12/2024) mengatakan, berdasarkan perencanaan prioritas maka pihak tahun 2024 harus mendekatkan air dengan sistem elevasi bagi warga, khusus di wilayah Dusun 4 dan dusin 5.

Dijelaskan, selama ini warga di sekitar wilayah 2 dusun tersebut mengalami kekurangan air bersih. “Jadi, dengan bantuan dana desa tersebut warga di dua dusun tersebut sedikit tersenyum karena air yang selama ini cukup jauh sekitar 1 km akhirnya sampai di depan rumah dengan sistem elevasi/grafikasi. Selama ini, selain karena jarak jauh, jadi dengan sistem elevasi ini air yang ada di atas mereka itu didekatkan kepada warga ada di bagian bawah dari sumber mata air tersebut,” ungkapnya.

Selain air dibantu bak umum warga Oelami juga mendapatkan bantuan fiber air lagi. Jadi dengan bantuan tersebut, setidaknya warga dari 2 dusun tersebut tidak lagi mengalami kekurangan air bersih.

Karena itu, kepala desa juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat khususnya Kemendes yang telah memutuskan Desa Oelami bersama 22 eks kelurahan boleh mendapatkan bantuan dana desa, yakni untuk Desa Oelami tahun 2024 sebesar Rp 1 miliard lebih.

Dari bantuan Dana Desa tersebut, pihaknya perlahan mulai membangun dan menata Desa Oelami menjadi lebih baik terutama pada hal-hal dasar dan dapat disejajarkan dengan desa lainnya.

Selain itu, pihaknya bertekad mulai dari tahun 2024 hingga tahun 2031 mendatang akan melaksanakan program perumahan tuntus wilayah. “Kita belajar dari waktu sekarang, dimana untuk penataan pemukiman akan kita gunakan pemukiman tuntas wilayah. Jadi, misalnya, tahun depan di wilayah Ape , kemudian tahun berikutnya Oelami, menyusil wilayah Humut, kemudian Bebak dan Bioni,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *