Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita NasionalBerita UtamaHukum & KriminalInfo PublikPeristiwa

Api di Naikoten: Arsip Pendidikan NTT Lenyap Dilalap Si Jago Merah

364
×

Api di Naikoten: Arsip Pendidikan NTT Lenyap Dilalap Si Jago Merah

Sebarkan artikel ini

KUPANG |BUSERKOTA.Com)– Siang di Naikoten, Kota Kupang, mendadak berubah menjadi lautan kepanikan. Gedung Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Nusa Tenggara Timur—yang dulu dikenal sebagai Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP)—terbakar hebat, Rabu (13/8/2025). Api yang lahir dari percikan listrik menjelma menjadi amukan merah yang melahap arsip-arsip berharga, meninggalkan dinding hitam dan bau hangus yang mengendap di udara.

Sekitar pukul 13.30 WITA, kepulan asap pertama terlihat dari belakang gedung. Saksi mata menyebut api bermula dari tumpukan kayu kering, lalu merambat cepat ke atap dan ruang-ruang dalam. “Api besar sekali, kami hanya bisa lari menyelamatkan diri. Arsip? Sudah tidak mungkin lagi,” ujar seorang pegawai dengan mata sembab.

Sebanyak 35 personel pemadam kebakaran dikerahkan. Mobil-mobil Damkar meraung di tengah teriknya siang, menyemprotkan air ke dinding yang memerah terbakar. Namun upaya itu sempat tersendat—listrik belum diputus PLN, memaksa petugas hanya melakukan pendinginan di sekitar gedung hingga arus benar-benar padam.

Tiga jam kemudian, sekitar pukul 16.00 WITA, barulah api benar-benar tak berkutik. Yang tersisa hanyalah kerangka gedung dan tumpukan berkas yang berubah menjadi abu. Nilai kerugian belum bisa dipastikan, namun yang jelas, sebagian memori administrasi pendidikan di NTT hilang tak kembali.

Kebakaran ini bukan sekadar musibah fisik. Ia adalah kehilangan kolektif, di mana tumpukan kertas yang terbakar itu menyimpan perjalanan, capaian, dan rencana masa depan pendidikan di provinsi ini. Naikoten kini bukan hanya alamat di peta, tapi juga titik luka di ingatan publik NTT.


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *