Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita NasionalBerita UtamaInfo PublikPemerintahanPolitik

Dentang Kemenangan dari Tanah Perbatasan: Roni Omba–Marlinus Menang Telak di PSU Pilkada Boven Digoel 2025

293
×

Dentang Kemenangan dari Tanah Perbatasan: Roni Omba–Marlinus Menang Telak di PSU Pilkada Boven Digoel 2025

Sebarkan artikel ini

 

 

“Kemenangan ini adalah milik seluruh rakyat Boven Digoel”

PAPUA SELATAN |BUSERKOTA.Com)— Matahari Rabu (13/8/2025) siang itu menyorot tajam halaman kantor KPU Kabupaten Boven Digoel. Di dalam aula, kursi-kursi tertata rapi, saksi-saksi dari masing-masing pasangan calon duduk berjejer, dan pandangan tertuju pada layar proyektor yang menampilkan angka demi angka hasil Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2025.

Ketegangan terasa di udara, namun sorot mata para pendukung pasangan calon nomor urut 3, Roni Omba dan Marlinus, seolah menyimpan keyakinan. Sejak pagi, mereka sudah berkumpul, mengenakan atribut sederhana namun penuh makna—topi, syal, dan kaos berwarna khas tim mereka.

Ketika KPU membacakan hasil akhir, riuh tepuk tangan langsung pecah:

  • Paslon 1: Atanasius Koknak & H. Basri — 7.662 suara
  • Paslon 2: Yakobus Weremba & H. Suharto — 2.372 suara
  • Paslon 3: Roni Omba & Marlinus — 12.990 suara
  • Paslon 4: Hengki Yaluwo & Melkior Okaibob — 6.554 suara

Angka 12.990 itu bukan sekadar jumlah suara—ia adalah penegasan kemenangan telak Roni–Marlinus, sekaligus akhir dari perjalanan panjang demokrasi yang sempat tertunda oleh PSU.

Usai penetapan, Tim Pemenangan Pejuang Tangguh Roni Omba–Marlinus (PETROMAS) langsung menggelar konferensi pers. Roni, dengan wajah teduh dan senyum menahan haru, menyampaikan rasa syukurnya.

“Atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa, kita masih diberi kesehatan dan kekuatan untuk menyaksikan hasil ini. Terima kasih kepada masyarakat Boven Digoel atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami,” tuturnya, disambut anggukan setuju dari Marlinus di sampingnya.

Roni juga memberikan apresiasi kepada semua pihak—KPU, Bawaslu, aparat TNI–Polri, pemerintah daerah dan provinsi, DPRK, tokoh agama, adat, perempuan, pemuda, hingga media—yang menurutnya menjadi pilar penting dalam mengawal jalannya pesta demokrasi ini.

“Kita buktikan bahwa demokrasi di tanah ini bisa berjalan damai, tertib, dan penuh persaudaraan. Amanah ini bukan hanya kemenangan politik, tetapi kemenangan seluruh rakyat Boven Digoel,” ujarnya lantang.

Di luar ruangan, suasana berubah menjadi pesta kecil. Para pendukung saling berpelukan, menyanyikan yel-yel kemenangan, dan tak jarang meneteskan air mata lega. Dari jalanan kota Tanah Merah hingga ke kampung-kampung terpencil, kabar kemenangan ini akan menyebar cepat, membawa harapan baru untuk lima tahun ke depan.

Bagi Roni Omba dan Marlinus, perjalanan ini baru dimulai. Amanah rakyat telah di tangan, dan janji perubahan sudah menunggu untuk diwujudkan di setiap jengkal tanah Boven Digoel.


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *