Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita UtamaInfo PublikPemerintahanTeknologi

Distribusi Pupuk Subsidi di TTU Cukup Lancar

321
×

Distribusi Pupuk Subsidi di TTU Cukup Lancar

Sebarkan artikel ini

KEFAMENANU |BUSERKOTA.Com|-
Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timur, Charles Malelak, S.P, M.Si, Rabu (12/2/2025) mengatakan, distribusi pupuk bersubsidi di sejumlah titik pada wilayah kabuaten ini cukup lancar.

Selain itu, stok pupuk bersubsidi untuk kabupaten TTU itu, cukup tersedia. Kita sementra melakukan pendistribusian pupuk bersubsidi ke sejumlah kelompok tani.
Dia menjelaskan, sejumlah titik yakni Lurasik, Sekon, Oepuah, Oesoko, Maurisu, persawahan Naen serta Noemuti dan Noemuti Timur masing- masing 1 ton -2 ton.

Distribusi pupuk ini adalah salah satu bentuk dari sejumlah strategi untuk mendukung program swasembada pangan di kabupaten ini baik menyakut komoditi padi maupun komoditi Jagung.

Sebelumnya Plt. Kadis ini menjelaskan, Dinas Pertaniab TTU dalam mendukungan program Presiden RI, Prabawo Subianto tentang swasembda pangan dimana secara teknis dipercayakan kepada lembaganya.

Dinjelaskan, secara teknis untuk program Swasembda Pangan di kabupaten TTU ini bagi menjadi 2 komuditi yakni Padi dan Jagung. Untuk pengembangan komuditi Padi dipercayakan sebagai koordinator Dandim 1618 TTU, sedangkan untuk komoditi Jagung dipercayakan kordintornya Kapolres TTU.

Menurut Kadis Charles, untuk komuditi Padi, sesuai target tahun 2025 sebanyak 9153 hektare. Belum lama, pihaknya melakukan pecanangan penanaman padi seluas di Sekon Kecamatan Insana.

Sedangkan untuk komuditi jagung, diargetkan untuk tahun 2.456 hektare yang harus ditanami jagung bantuan khusus di desa Letneo, Insana barat.
“Kita telah menanan 1, 5 hektare khusus di Kelompok Tani Oebos dan dalam waktu dekat ini kelompok tani tersebut akan menerima bantuan Alsintan. Nanti terimanya di Kupang,” tegasnya

Dia menjelaskan, pihaknya telah membagi diri untuk 24 kecamatan untuk mengejar target hingga Desember 2025. “Untuk lokasi- lokasi yang ada di kecamatan, kami sudah membagi diri sehingga bisa dipastikan mencapai target tersebut yang oleh pemerintah pusat,” tegasnya.
Dia sangat optimis target pemerintah pusat yang diberikan, Dinas Pertanian akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai target tersebut. Ini waktunya sampai 31 Desember, kita optimis akan capai target nasional tersebut,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *