Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita UtamaHukum & Kriminal

Helm Raib dalam Sekejap: CCTV Rekam Aksi Sunyi di Rappocini

49
×

Helm Raib dalam Sekejap: CCTV Rekam Aksi Sunyi di Rappocini

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR | BUSERKOTA.COM — Siang itu tak ada teriakan. Tak ada kejar-kejaran. Hanya detik yang berjalan pelan, lalu sebuah helm lenyap tanpa suara.

Aksi dugaan pencurian kembali terjadi di Kota Makassar. Seorang pemuda terekam kamera pengawas saat diduga mengambil helm merek KYT Retro di Jalan Wijaya Kusuma, tepatnya di Klinik Azka Nadhifa, Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Rabu (4/03/2026).

Peristiwa terjadi ketika suasana sekitar relatif sepi. Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, pelaku terlihat mendekati kursi tempat beberapa helm diletakkan. Ia menoleh singkat, memastikan situasi aman, lalu dalam hitungan detik mengambil helm yang diduga menjadi incarannya. Tanpa tergesa, ia meninggalkan lokasi.

Semua berlangsung cepat. Terlalu cepat untuk disadari.

Pemilik helm baru mengetahui kejadian itu saat hendak menggunakan kendaraannya. Helm yang biasa melindungi kepala di jalan raya, kini tak lagi berada di tempatnya. Kerugian ditaksir mencapai ratusan ribu rupiah, mengingat harga helm KYT Retro tergolong tinggi di pasaran.

Seorang warga sekitar mengaku resah atas peristiwa tersebut. Menurutnya, pencurian barang-barang yang terparkir di luar pengawasan kian sering terjadi.

╔════════════════════════════════╗
“Yang dicuri mungkin hanya helm,
tapi yang hilang adalah rasa aman.”
╚════════════════════════════════╝

Warga berharap peningkatan patroli aparat serta kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih waspada. Kamera pengawas memang merekam, tetapi pencegahan tetap menjadi benteng utama.

Rekaman CCTV kini diharapkan dapat membantu pihak berwenang dalam mengidentifikasi terduga pelaku, sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.

Masyarakat diimbau untuk menggunakan kunci pengaman tambahan pada helm atau menyimpannya di tempat yang lebih aman. Di kota yang terus bergerak cepat, kewaspadaan menjadi harga yang tak bisa ditawar.

Karena kadang, kejahatan tak datang dengan suara keras—ia datang dalam diam, dan pergi sebelum kita sempat menoleh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *