SOPPENG |BUSERKOTA.Com)
Di sebuah rumah yang tenang di Watansoppeng, sebuah amanah baru membuka jalan bagi lahirnya babak baru media siber daerah.
Sore di Jalan Salotungo Cikke’e terasa lebih teduh dari biasanya ketika kabar itu tiba. Di kediaman Fas Rachmat Kami, yang lebih dikenal dengan nama Andi Mamang, sebuah amplop keputusan menjadi penanda perubahan. Tepat pada 14 November 2025, ia resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Soppeng—amanah yang tertera tegas dalam SK Nomor 017/SK/SMSI-SULSEL/XI/2025, ditandatangani oleh Ketua SMSI Sulsel, Anwar Sanusi, dan Sekretaris H. Mappiar HS.
Penunjukan itu bukan sekadar formalitas organisasi. Ia adalah langkah awal menuju penyegaran tubuh SMSI Soppeng menyongsong Musyawarah Kabupaten (Muskab) tahun ini. Seakan sebuah pintu telah dibuka, memberi ruang bagi angin segar perubahan untuk masuk.
Sebagai Plt Ketua, Andi Mamang memikul beban strategis: menyusun program prioritas, mendata serta membuka pendaftaran anggota baru—media yang telah terverifikasi faktual, administrasi, berbadan hukum, hingga yang sedang berproses menuju legalitas. Ia ditugaskan merumuskan pelaksanaan Muskab sesuai pedoman, sekaligus menata ulang struktur kepengurusan agar lebih sesuai dengan dinamika media lokal yang terus berubah.
Selain menjalankan hasil Rakerda 2025, ia wajib melaporkan perkembangan kinerjanya secara berkala kepada SMSI Provinsi. Tugas yang panjang, namun diterimanya tanpa ragu.
Di ruang tamu rumahnya, mantan Ketua PWI Soppeng itu menuturkan dengan nada yang mencerminkan ketenangan dan komitmen seorang wartawan.
“Sebagai wartawan PWI, tentu saya menyambut baik penunjukan ini. Apalagi SMSI adalah bagian dari PWI,” ungkapnya.
Tidak menunggu waktu, ia berencana berkoordinasi dengan wartawan PWI dan SMSI Soppeng, serta pengurus SMSI Provinsi. Langkah awal itu akan menjadi fondasi untuk menyiapkan struktur baru melalui Muskab SMSI Soppeng yang dijadwalkan berlangsung tahun ini.
Di balik penunjukan ini, tersirat harapan agar SMSI Soppeng mampu tampil sebagai rumah yang memelihara profesionalisme, merawat etika, dan memperkuat ekosistem media siber di Bumi Latemmamala.
Karena pada akhirnya, sebuah organisasi bukan hanya kuat oleh struktur, tetapi oleh kesungguhan orang-orang yang menyalakan cahaya di dalamnya. Dengan hadirnya Andi Mamang, SMSI Soppeng seolah memulai malam baru—tenang, namun penuh kemungkinan.














