TTU |BUSERKOTA.Com)-– Di sebuah rumah sederhana di Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, tiga prajurit Pos Wini Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY dipimpin Serda Sumar, mengulurkan tangan untuk sebuah karya kecil penuh makna: membantu membangun dapur impian bagi keluarga Ibu Yuren.
Kedatangan mereka bukan sekadar tenaga tambahan, tetapi menjadi pengikat keakraban. “Kami sangat bersyukur. Kehadiran mereka membawa cahaya dan harapan baru bagi keluarga kami,” tutur Ibu Yuren dengan mata berbinar.
Lebih dari sekadar batu bata yang ditumpuk, karya bakti ini adalah jembatan hati antara TNI dan masyarakat. Di balik peluh prajurit, terajut pesan kuat bahwa kebersamaan mampu menghidupkan kembali semangat gotong royong di tanah perbatasan.
Dengan dedikasi yang tak pernah pudar, Satgas Pamtas terus meneguhkan komitmen: setiap langkah kecil di desa terpencil adalah bagian dari perjalanan besar menuju kesejahteraan bersama.














