JAKARTA |BUSERKOTA.Com)- 13 siswa – siswi SDI Nufuak, Kelurahan Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan mengikuti Festival Pentas Seni Budaya Daerah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 ( 17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2024) di Gedung Plaza Perijinan Kabupaten Belu Lapangan Umum Kota Atambua, Sabtu (3/8/2024).
Ke-13 siswa itu tampil membawakan sebuah tarian seni budaya dengan nama “Manuabe (dalam Bahasa Kemak) diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia (Rajawali) dan nomor urut peserta 35.
Tarian Manuabe ini diambil dari kisah nyata. Sejak jaman dulu kala para leluhur suku Kemak menyaksikan suatu kejadian yang dilakukan oleh makhluk hidup di atas cakrawala. Makhluk yang dimaksud adalah: Tiga ekor burung Rajawali yang terbang tinggi sejajar dan maju ke depan kian juga berbalik ke kiri dan ke kanan.
Dengan gaya liukan dan kepakaan sayap yang dipicu oleh terpaan angin. Oleh karena itu, maka para leluhur menginspirasikan dalam sebuah gerak dan tarian yang dilakukan oleh dayang-dayang dengan Likurai dan Gong serta para penari Manuabe (Rajawali) untuk melakukan penjemputan para petinggi pemerintahan, para pemimpin pejuang yang dahulu kala dikenal dengan sebutan Raja Atau Kornel dan Pangeran Putra raja disebut Na’l Na saat kembali dari suatu perjuangan serta untuk merayakan suatu momentum.
Dan pada kesempatan ini tarian Manuabe ditampilkan dengan tujuan untuk memeriahkan HUT Ke-79 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain itu, untuk meningkatkan dan melestarikan budaya tradisional daerah dan memperkaya budaya Nasiaonal menjadi “NUSANTARA BARU INDONESIA MAJU”. Merdeka!
Kepala SDI Nufuak : Regina Depaula Saka, S.Pd.SD
Ide Garapan : Roberto S.Martins
Penata Tari : Aplonia Baki Cu, S.Pd
Penata Musik : Kresensia Tukini Luman
Penata Busana dan Tata Rias : Erna Bulor, S.Pd














