Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita NasionalBerita UtamaInfo PublikPemerintahanPeristiwa

Belu Bergerak dari Perbatasan: 63 Mahasiswa KKN UGM–Undana Diterjunkan Bangun Desa

52
×

Belu Bergerak dari Perbatasan: 63 Mahasiswa KKN UGM–Undana Diterjunkan Bangun Desa

Sebarkan artikel ini

ATAMBUA |BUSERKOTA.Com — Dari wilayah yang selama ini dipandang sebagai garis terluar negeri, Kabupaten Belu menegaskan arah baru: membangun dari desa dengan kekuatan kolaborasi.

Pemerintah Kabupaten Belu mengapresiasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang yang resmi diluncurkan di Gedung Betelalenok, Atambua, Selasa (23/6/2026).

Sebanyak 63 mahasiswa akan menjalankan pengabdian selama tiga bulan di Desa Sadi, Desa Tulakadi, dan Desa Dualaus. Program ini diarahkan untuk menghadirkan inovasi, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta melahirkan solusi konkret yang mendukung percepatan pembangunan desa.

Pemkab Belu menilai kehadiran mahasiswa bukan sekadar aktivitas akademik rutin, tetapi bagian dari gerakan kolektif untuk mempertemukan pengetahuan, kebutuhan masyarakat, dan agenda pembangunan daerah.

“Pembangunan yang kuat tidak lahir dari kerja yang berjalan sendiri-sendiri. Ketika pemerintah, kampus, dan masyarakat berada dalam satu tujuan, maka hasilnya bukan hanya program, tetapi perubahan,” menjadi semangat yang mengiringi peluncuran kegiatan tersebut.

Secara kontekstual, keterlibatan perguruan tinggi di wilayah perbatasan menunjukkan pergeseran pendekatan pembangunan nasional—dari pola administratif menuju pembangunan berbasis pengetahuan dan pemberdayaan lokal yang lebih berkelanjutan.

Belu sedang membuktikan bahwa wilayah perbatasan bukan halaman belakang Indonesia, melainkan beranda yang sedang menata masa depannya sendiri.

 

 

Penulis: Redaksi Buserkota.comEditor: Agustinus Bobe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *