TTU |BUSERKOTA.com)
Kepala Dinas Peternakan Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timur, Trimeldus Tonbesi, S.Pt. M.Sc mengatakan, sejak tahun 2022 sampai 2024 program Terasa yang dicetuskan Bupati Drs. Juandi David dan Wakil Bupati Drs Eusabius Binsasi, sudah sebanyak 982 ekor ternak sapi betina yang dibagi bagi masyarakat TTU.
Trimeldus Tonbesi mengungkapkan data tersebut ketika di temui di ruang kerja, Rabu (6/11/2024) sebelum dirinya berangkat ke Polres TTU mengikuti rapat yang membahas Pangan Merah Putih, progran Nasional tersebut.
Dia mengungkapkan hal tersebut ketika ditanya media ini soal populasi tambahan ternak sapi di kabupaten ini terutama dengan kehadiran program Terasa yang dicetuskan 2 pemimpin itu yang sejak tahun 2022 hingga tahun 2024 ini.
Dia mengungkapkan, sejak tahun 2022 jumlah yang disebar sebanyak 326 ekor, 269 ekor dan tahun ketiga sebanyak 287.”Sisanya kita lagi kita tender 43 ekor.,” ujarnya.
Dijelaskan, program Terasa yang dicetuskan Bupati Juandi untuk meningkatkan populasi ternak betina di TTU juga secara khusus untuk meningkatkan kesejateraan bagi kk yang menjadi sasaran program Terasa tersebut, di mana setiap desa ada 15 kk yang menerima.
Dia menguraikan, sejak tahun 2022 ternak sapi yang dibagi ke masyarakat sudah sebagai beranak.
“Jadi jumlahnya bukan hanya 982 ekor tapi sudah meningkat, karena ternak sapi yang dibagi sejak tahun 2022 sudah ada sebagian yang melahirkan. Jadi jumlah sapi sudah di atas 1000 ekor lebih.”
Dengan program ini selain masyarakat yang menerima ternak merasa cukup senang, juga meningkatkan animo masyarakat untuk menanam pakan ternak.














