Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Hukum & KriminalPeristiwa

Lakmas Cendana Wangi NTT Desak Polres TTU  Tuntaskan Dugaan Korupsi RSUP Ponu

338
×

Lakmas Cendana Wangi NTT Desak Polres TTU  Tuntaskan Dugaan Korupsi RSUP Ponu

Sebarkan artikel ini

 

KEFAMENANU |BUSERKOTA. Com)- Korupsi yang merupakan musuh bersama bangsa ini masih saja terjadi, sejalan dengan program nasional Presiden Joko Widodo Nawacita menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan tepercaya.

Masih saja ditemui di daerah akan lemahnya penegakan hukum korupsi. Sebut saja penegakan hukum atas dugaan korupsi Bank NTT sebesar Rp 52 milyar yang jalan di tempat, carut-marutnya dugaan mafia BBM yang diduga dibekingi aparat kepolisian Polda NTT.

Dan tragisnya di tengah upaya Presiden Jokowi membangun sejumlah infrastruktur penting di NTT terutama sarana dan prasaran kesehatan, rumah sakit pratama, masih juga tega dikorupsi sejumlah pihak.

Peralatan mahal dan modern untuk penanganan kesehatan, diadakan namun tidak fungsional dan disimpan begitu saja bertahun, karena tidak disiapkan ruangannya.

Pengacara kondang TTU juga aktivis Lakmas Cendana Wangi, Viktor Manbait, S.H, Selasa (1/10/2024) kepada media ini menulis, kita berharap kepolisian Resor Timor Tengah Utara yang dengan sigap telah mencium aroma korupsi dalam pembangunan fasilitas kesehatan ini dan tengah melakukan penyelidikan agar dapat mengungkap tersangkanya sampai di persidangan.

Ini sekaligus untuk mempertanggung jawabkan perkataanya yang telah merugikan keuangan negara dan masyarkat dirugikan karena tidak segera mendapatkan pelayanan kesehatan dari peralatan kesehatan yang seharusnya sudah dapat difungsikan sejak tahun lalu itu.

Menurut Viktor Manbait, dalam kesempatan kunjungan bapak Presiden Jokowi ini kiranya akan mengingatkan kembali jajaran Kepolisian Republik Indonesia Polda NTT terutama kepolisian Resort TTU untuk dengan segera menuntaskan penegakan hukum atas dugaan korupsi peralatan kesehatan di Dinas Kesehatan kabupaten TTU ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *